BANYUMAS– Anggota DPRD Kabupaten Banyumas Komisi III Fraksi PDI Perjuangan Rellya Venny Octalina menggelar kegiatan reses masa Persidangan II tahun 2026 di Aula Gedung Kelurahan Kranji Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas pada Minggu (08/01/2026). Acara yang dihadiri oleh Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Purwokerto Timur, Purwokerto Barat beserta jajarannya, Ketua Ranting dan jajarannya, serta Relawan PDI Perjuangan yang berada di Dapil I wilayah pemilihan Rellya Venny Octalina menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, dan harapan terkait pembangunan daerah.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama yang mengingatkan pada pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa.
Sambutan pertama disampaikan oleh Sekretaris PAC Purwokerto Timur Sarwono, yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta. Ia kemudian menyampaikan sambutan dan pesan mendalam tentang tata cara berpolitik yang benar, dengan menegaskan bahwa berpolitik tidak boleh hanya berkutat pada urusan uang sesaat. "Berpolitik itu harus bisa menghidupkan dan memajukan partai tersebut," tegasnya. Acara sambutan diakhiri dengan teriakan "Merdeka" yang kuat dan menggema di seluruh ruang aula.
Dalam kesempatan tersebut, Rellya menjelaskan bahwa sebagai anggota Komisi III DPRD Kabupaten Banyumas Fraksi PDI Perjuangan, ia membidangi tiga bidang utama yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari, yaitu Pembangunan, Ekonomi, dan Perencanaan Keuangan.
Acara dihadiri oleh sekitar 150 orang warga dari wilayah Dapil I Banyumas yang datang dengan antusias untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Selain harapan terkait pembangunan umum seperti jalan dan fasilitas umum, juga diterima banyak masukan tentang kebutuhan warga di bidang kesejahteraan sosial (kesra) dan pembangunan. Banyak warga yang meminta agar kebutuhan di bidang sarana pembangunan fisik bisa lebih difasilitasi, dengan menekankan bahwa fasilitas sarana fisik untuk masyarakat perlu menjadi prioritas utama selain pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari.
Merespons aspirasi masyarakat, Rellya memberikan komitmen untuk mendorong pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan warga. "Kami akan dorong Pemkab Banyumas untuk tetap konsisten dalam menfasilitasi warganya," tegasnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Banyumas telah melakukan berbagai upaya konkrit untuk memperkuat perlindungan terhadap kesehatan masyarakat, termasuk peningkatan sarana dan prasarana serta akses pelayanan kesehatan ke daerah terpencil.
"Pemerintah Daerah dalam menyelenggarakan setiap jenis dan bentuk pelayanan perlindungan dan pemenuhan hak warga. Pelayanan ini berdasarkan hasil penilaian kebutuhan warganya, dengan tujuan memastikan bahwa bantuan dan dukungan yang diberikan tepat sasaran, sehingga tidak terjadi tumpang tindih atau kelalaian dalam pemberian bantuan," pungkasnya.

